Kalkulator biaya kartu luar negeri
Bayar pakai kartu di luar negeri, dan berapa lebih mahal belanja itu setelah masuk ke tagihan mata uang lokalmu? Masukkan jumlah, mata uang asing, dan biaya FX kartumu—lalu lihat tambahan yang dibebankan DCC, dynamic currency conversion.
Apa yang dihitung kalkulator ini
Saat belanja kartu di luar negeri masuk ke tagihan mata uang lokalmu, dua markup biasanya tersembunyi di dalam angka:
- Biaya FX: yang dikenakan penerbit kartu atau jaringannya atas transaksi mata uang asing, umumnya 1%–2%. Lapisan ini tak bisa kamu hindari (kecuali pakai kartu tanpa biaya FX).
- DCC, dynamic currency conversion: saat membayar, merchant bertanya apakah kamu mau "melihatnya dalam mata uang lokalmu". Kedengarannya praktis—sebenarnya berarti mereka mengonversinya untukmu dan diam-diam menambah 3%–6%. Begitu kamu setuju, markup itu menumpuk di atas biaya FX.
Alat ini mengestimasi dengan "tagihan mata uang lokal = jumlah × kurs × (1 + biaya FX% + markup DCC%)" dan menghitung berapa lebih mahal DCC dibanding bayar dalam mata uang setempat. Kesimpulannya sederhana: selalu tolak DCC, dan selalu pilih mata uang setempat saat membayar pakai kartu.
Biaya FX berbeda menurut kartu, kurs posting jaringan bergerak harian, dan markup DCC bervariasi menurut merchant. Ini sekadar menunjukkan skala dan pilihan yang tepat; angka nyatanya adalah apa pun yang tertera di tagihanmu.
Cara memakainya, dan menekan rugi
Satu aturan baku: saat terminal atau halaman web bertanya "bayar dalam mata uang lokalmu atau mata uang setempat", selalu pilih mata uang setempat (asing) dan serahkan konversi ke jaringan kartumu, bukan ke merchant. Lalu cek biaya FX kartumu sendiri—ada yang 0, ada yang 1,5%, ada yang 2%, dan setahun selisihnya menumpuk. Untuk paham mengapa penukaran mengandung selisih tukar, baca kurs dan selisih tukar; untuk kartu multi-mata uang tanpa biaya FX, lihat rekening multi-mata uang Wise dan cara buka kartu Hong Kong. Cek harga tengah dengan konverter mata uang.